Posts

Kekalahanku

Hallo... bertemu lagi kita. Aku akan menceritakan hal yang diluar nalar manusia normal. 2 tahun ini aku dihadapkan oleh hal yang tak pernah kubayangkan sedikitpun.  Rasaku kembali tumbuh oleh seseorang yang datang membawa kasih sayang utuh. Ia berjanji, ia bermimpi memberi harapan tinggi kepadaku yang miskin cinta. Meskipun dia telah bersuami, ternyata aku dikalahkan oleh sikap dan perhatiannya. Belum pernah ada seseorang datang dengan membawa begitu banyak cinta kepadaku.  Waktu berjalan hari demi hari serasa hidupnya dia berikan kepadaku.  Ungkapan sayang, rindu, cinta lewat cumbu dan rayu serasa begitu hebat menggetarkan jiwa.  Namun ditengah mabukku, aku lupa bahwa semua ini hanya angin lalu.  Dia akan memilih kehidupan normalnya, akan bertahan pada ikatan yang memilikinya dan disitu hatiku kelu.  Seperti telaga yang kekeringan... semua kosong, hampa dan tak tersisa.  Ternyata dia rela melakukan semua hal untuk orang yang dicintainya, tanpa aku mam...

Mata Kelembutan

Ku perkenalkan pada sosok dermawan nan indah tak terkira. 2024 aku pertama kali mendekatinya. Sebuah rasa yang tumbuh indah tanpa sengaja. Ia membuka pengalaman pertamaku bagaimana rasanya dicintai sejadi-jadinya oleh manusia. Matanya indah penuh kelembutan, senyumnya merekah penuh ketenangan, wajahnya berseri dengan mulut merekah penuh keseksian.  Tuhan, sungguh bukan kepalang diriku dimabuk olehnya.  Sikap baiknya, saat merengek, saat bermanja menambah rasaku tak bisa berpaling darinya.  Aku sudah gila... Aku sudah kehilangan diriku. Tersedot oleh setiap ucapan manisnya, oleh setiap tingkah konyolnya, oleh setiap masa sakitnya. Aku cinta... aku tak bisa berpaling darinya... Andai aku harus menanggung dosa demi memilikinya, maka aku siap menikmati cinta yang kau cipta dan takdirMu walaupun harus kutanggung kepahitan itu dalam nerakaMu. Ingin rasanya hanya aku dalam hatinya selalu, tanpa ada manusia lain menghuninya selain aku. Ingin rasanya ku miliki seluruh diri indahny...

Semakin Sadar

Malam ini ia datang, hatiku gembira sangat tak terkira. Kau merasa, hatiku menyentuhnya. Beberapa hal yang memenuhi pikiran yang tak kunjung terselamatkan. Harus sampai kapan aku bertahan dan melawan semua ketidakpastian?  Malam ini ia lantang berkata "Mood ku jelek. Dan hanya bisa dengan satu cara. Tapi oleh orang lain" sakit sekali tertancap dihati, hanya dengan itu aku merasa sangat tersisihkan. Lagi lagi tanpa jeda dikepala dan perasaan. Seperti tercabik tak karuan aku dibuatnya. Sejauh apa aku harus menjaga kepura- puraan ini agar dia baik baik saja.  Ternyata, tetap sama aku dimatanya hanya sebuah kerahasiaan saja. Dia tak pernah menjadikanku alasan dihidupnya. Hanya karena menutupiku dari belahan jiwanya, seakan-akan aku tak ada. Menghampiriku dengan mood berantakan, dan tetap saja aku bukan alasan dia berbaikan dengan moodnya yang tak karuan. 

Sadarku

Pada remang malam ini aku mencoba membangun kata yang lama kusimpan. Entah apakah mampu mewakili segala rasa atau hanya sekedarnya.  Sepertinya memang benar, sebuah hati itu adalah organ utuh. Ia tak akan mungkin bisa terbagi. Mungkin rasa kita sama... Namun bedanya, hatiku utuh untukmu, namun hatimu harus terbagi dengan begitu banyaknya kasih.  Walaupun aku tahu, hatimu utuh untuk halalmu. Akankah aku iri? rasa rasanya aku tak pantas melakukannya. Haruskah aku terima? rasa rasanya aku tak mampu melakukannya. Aku selalu bertanya, berapa nilaiku dihatimu jika dibandingkan dengan nilainya dihatimu?  Akankah sama 50 50? ataukah hanya 20 tersisa untukku. Rasanya nyata...  Buktinya? Saat sibukmu, kamu masih meluangkan waktu untuk halalmu. Entah sekedar membalas pesan atau telfon. Saat sedih kau rasa, peetama kali yang kau hubungi adalah dia.  Mungkin benar, cara kita melihat siapa sesungguhnya yang kita cintai yakni siapa pertama kali yang kita ingat saat bersedih. D...

Sayang dan Respect itu Berbeda

Bukti Kamu Harus Sadar, Hatinya tak sepenuhnya Untukmu. 1. Saat ia ingin denganmu, alasan kepada orang terdekatnya adalah bukan kamu. Sebab ia ingin menjaga hati orang yang ia sayang. Jika benar kamu ada dihatinya, kamu akan menjadi alasan terbesarnya 2. Saat suami dan anaknya menemaninya atas sesuatu yang dia butuhkan, ia mengapresiasinya dengan bangga. Namun, saat kamu mengorbankan waktu untuknya hanya dianggap sebagai pendamping semata. Berterimakasih hanya kepadamu dan tak mau dunia tahu. Itu menunjukkan betapa dia sangat bersyukur dan menghargai atas waktu yang diberikan keluarganya untuknya, namun tidak untuk waktumu. 3. Saat kamu butuh bahu dan tubuh untuk bersandar, dan berkeluh kesah atas buruknya waktu, ia terganggu. Menyepelekan rasamu dan menganggap kamu anak kecil yang membesarkan sesuatu. Bahkan hanya muncul rasa kasihan dan membiarkan masalahmu berlalu. Dia tak Excited atas apa yang kamu rasakan. Bahkan saat kamu mengungkapkan rasamu padanya sekedar ingin berbagi rasa, s...

Ujung Rasa

Dua hari ini aku rasa seperti jauh darinya. Pikiran dikepala kalang kabut tak menentu. Aku tak pernah merasakan sakit yang sebegitunya dalam hidupku. Sesalku, mengapa demikian terjadi padaku dengan seorang yang diluar kendaliku.  Menurut quotes Instagram yang berseliweran, Cinta sejati adalah yang paling mampu mengikhlaskan.  Mungkin itu quotes yang harusnya sudah lama aku ikuti. Bukan malah denial dengan yang terjadi.  Tuhan apakah adil denganku?  Membuatku jatuh cinta luar biasa kepada seseorang yang hatinya sudah terisi ikatan suci, yang walau fisik dan mulutnya berkata aku pada belahan hati yang lain, namun sepertinya dipojok akhir setial rasa, hatinya tak bisa berbohong... Penuh dengan cinta untuk normalnya manusia. Dan ku tak pernah ada hak atas hatinya.  Mungkin salah satu cara agar dia tak lagi merasakan sakit adalah dengan melepaskan. Aku bahkan tak mampu lagi melihat diriku sendiri yang sangat begitu naif dan bodoh atas sikap tololku.  Manusia apa...

Inilah Jawaban

Akhirnya aku mengerti apa yang selama ini ia fikirkan, ia rasakan, ia tetapkan. Mata yang meneteskan air dengan kepenuhan hati dan jiwa itu berkata : Kamu tidak sayang aku, itu bukan sayang. Kamu tidak bisa menerima aku dan wong e.  Tak tau mengapa, hatiku pilu... Langsung terasa perihnya.  Ternyata semua yang aku fikirkan kali ini tepat sasaran. Tak ada yang meleset sedikitpun.  Ternyata ini jawabnnya... Ini yang dia inginkan. Sebatas itu ternyata hatinya.  Ya Allaah semua rasa ini darimu, dan akan aku kembalikan padamu.  Terimakasih ya Allah... terimakasih.