Posts

Showing posts from June, 2018

Jalanku Selanjutnya

Empat tahun tak terasa. Atau memang sedikit terasa, mungkin tanpa kamu aku tidak bisa sampai titik ini. Mungkin diriku terlalu membebanimu. Iya, satu hal yang sampai saat ini aku syukuri. Aku mempunyai teman sepertimu. Sungguh aku sangat bersyukur. Dengan kereta beroda duamu yang setiap saat ada untukku. Dan pastinya seluruh waktumu, energimu, dan kamu. Meskipun aku tak terlalu tahu kamu,pun kamu tak begitu mengetahui setiap hal tentangku. Hampir, bahkan sering aku berfikir bahwa kebaikanmu hanya sekedar 'kasihan' layaknya teman teman lainnya. Tapi, aku mulai percaya bahwa aku yang tak punya rasa terimakasih pernah berfikir seperti itu. Dan memang kamu dikirim Tuhan untuk memperlancar rencanaNya. Sungguh sampai kapanpun aku takkan pernah bisa membalas apapun kepadamu, atas segala kebaikanmu. Sesuatu berjalan begitu adanya, aku menganggapmu saudara. Dengan tetap rasa tidak percaya diri, diriku yang seperti ini berteman denganmu. Dengan segala kelebihanmu yang satupun tak ada dal...

Sahabat 2

Terhitung 11 tahun ini aku jauh dari rumah. Dari SMP, SMA, lalu kuliah. Ku hadapi di luar rumah. SMP dan SMA ku habiskan pendidikanku di pesantren, yang jelas memiliki prinsip bahwa teman adalah hal yang melebihi keluarga. Iya, walau harta yang paling berharga adalah keluarga. Namun, dalam pengaplikasiannya teman ku lebih tahu siapa diriku. Namun tetap tak terpungkiri IBU ku yang nomer satu. Bagiku, teman adalah saudara yang tak pernah tergantikan. Dimulai saat SMA, aku sangat banyak menghadapi konflik dengan sahabat ku di masa ini. Banyak sekali konflik hingga suatu hal yang tak akan pernah kamu fikirkan. Disitulah aku merasa, bahwa teman dekat adalah segalanya bagiku. Iya, itu berlanjut di kuliah. Saat itu aku sangat minder dengan diriku. Berawal dari ucapan kaprodi ku "Yang masuk ke PSTM (pend seni tari dan musik) ini haruslah orang yang mampu mencukupi kebutuhannya guna menunjang skill berkesenian. Yang musik wajib memiliki minimal 1 alat musik yang mendukung skill bermusik ...

Sahabat 1

Mungkin terlalu biasa segala hal yang berkaitan denganku. Bahkan kamu mungkin sudah sangat jenuh mendengar tentangku. Hal yang tak begitu penting, yang setiap saat harus kau coba dengarkan walau terlihat jelas kejenuhan diraut mukamu. Kuulangi, aku mungkin bukan tipe orang yang gampang percaya dengan manusia. Aku juga bukan tipe orang yang menyukai sosial lingkungan manusia. Sekitar 5 tahun lalu, iya mungkin 5 tahun lalu. Aku pertama kali bertemu denganmu saat pembagian konsentrasi antar prodi di gedung E7 fakultas sastra, aku ingat betul raut muka polosmu dengan baju coklat manismu. Aku tak begitu menyadari disitulah Tuhan baik kepadaku. Malang, kota yang sangat asing bagiku. Tanpa teman, kawan bahkan saudara yang bisa ku ajak sekedar melepas ketakutan di kota jauh dari desaku di Jombang. Tak pernah terbesit sedikitpun aku akan bertahan lama di kota ini. Kuliah yang ku jalani dengan sangat berat hati, bahkan tanpa hati. Dan tak pernah terfikirkan aku dapat melaluinya dengan finish s...