Mata Kelembutan
Ku perkenalkan pada sosok dermawan nan indah tak terkira. 2024 aku pertama kali mendekatinya. Sebuah rasa yang tumbuh indah tanpa sengaja. Ia membuka pengalaman pertamaku bagaimana rasanya dicintai sejadi-jadinya oleh manusia. Matanya indah penuh kelembutan, senyumnya merekah penuh ketenangan, wajahnya berseri dengan mulut merekah penuh keseksian. Tuhan, sungguh bukan kepalang diriku dimabuk olehnya. Sikap baiknya, saat merengek, saat bermanja menambah rasaku tak bisa berpaling darinya. Aku sudah gila... Aku sudah kehilangan diriku. Tersedot oleh setiap ucapan manisnya, oleh setiap tingkah konyolnya, oleh setiap masa sakitnya. Aku cinta... aku tak bisa berpaling darinya... Andai aku harus menanggung dosa demi memilikinya, maka aku siap menikmati cinta yang kau cipta dan takdirMu walaupun harus kutanggung kepahitan itu dalam nerakaMu. Ingin rasanya hanya aku dalam hatinya selalu, tanpa ada manusia lain menghuninya selain aku. Ingin rasanya ku miliki seluruh diri indahny...