Goyah
Tersadar diriku mulai menyadari, bahwa segala apa yang terjadi terlihat lucu tak bermateri. Siang ini aku duduk melamun diteras samping rumahku sendiri. Berfikir tentang beberapa perbincangan ku barusan dengan ibuku. Tentang dayaku yang belum bisa membahagiakannya sampai saat ini hingga bercerita tentang perjalanan kehidupan beberapa teman sejawatku. Tentang 'rabi' yang bagiku sangat jauh dalam pandanganku kedepan. Meski umurku berkepala 2 dan berekor 3 aku belum ada niatan sedikitpun memikirkan masa depan membangun rumah tangga. Karena menjadikan bahagia sederet keluargaku yang menjadi prioritasku saat ini, aku ingin lebih banyak menghabiskan waktuku sendiri,membalas segala kebaikan orang" yang telah berjasa dihidupku dan sekelilingku. Hari ini dengan tanpa ijinku,tanpa sepengetahuanku aku mendapat amanah yang bagiku adalah ranjau. Aku dijadikan walikelas. Sangat tak masuk akal, dan sangat kelihatan dibuat". Entahlah, yang aku fikirkan saat ini bagaimana nasib finas...