Goyah

Tersadar diriku mulai menyadari, bahwa segala apa yang terjadi terlihat lucu tak bermateri. Siang ini aku duduk melamun diteras samping rumahku sendiri. Berfikir tentang beberapa perbincangan ku barusan dengan ibuku. Tentang dayaku yang belum bisa membahagiakannya sampai saat ini hingga bercerita tentang perjalanan kehidupan beberapa teman sejawatku. Tentang 'rabi' yang bagiku sangat jauh dalam pandanganku kedepan. Meski umurku berkepala 2 dan berekor 3 aku belum ada niatan sedikitpun memikirkan masa depan membangun rumah tangga. Karena menjadikan bahagia sederet keluargaku yang menjadi prioritasku saat ini, aku ingin lebih banyak menghabiskan waktuku sendiri,membalas segala kebaikan orang" yang telah berjasa dihidupku dan sekelilingku.
Hari ini dengan tanpa ijinku,tanpa sepengetahuanku aku mendapat amanah yang bagiku adalah ranjau. Aku dijadikan walikelas. Sangat tak masuk akal, dan sangat kelihatan dibuat". Entahlah, yang aku fikirkan saat ini bagaimana nasib finasialku esok hari dengan jam pelajaran yang telah habis dikurangi. Aku ingin pindah sekolah mencari pengalaman yang memadai daripada tempatku bekerja saat ini,namun begitu berat bagiku.
Sekolah dengan kualitas kekeluargaan yang sangat hebat, kualitas peserta didik yang sangat perlu bimbingan khusus dari kami, hingga kita sebagai bapak ibu guru harus penuh sabar mendidik dan membimbingnya. Iya,hanya butuh ilmu ikhlas menghadapi semua. Sekolah yang 1 tahun ini mengajariku bagaimana aku harus bersyukur, ikhlas, tabah dan sabar menghadapi lika liku dunia yang memang benar-benar keras. Ini juga menjadikanku lebih penasaran dengan apa yang seharusnya aku lakukan ditempat yang penuh kekonyolan ini. Selain itu, pengalamanku pun belum bisa diadu di luar, kemampuanku yang sangat pas pas an dalam segala bidang ini pun membuat diriku menjadi sosok yang kurang percaya diri untuk pindah ke tempat dimana lebih baik dari tempat ini. Sudah banyak planing kedepan namun mungkin sekarang masih menjadi bayang-bayang..

Comments

Popular posts from this blog

Semakin Sadar

Sadarku

Mata Kelembutan