Inilah Jawaban

Akhirnya aku mengerti apa yang selama ini ia fikirkan, ia rasakan, ia tetapkan.
Mata yang meneteskan air dengan kepenuhan hati dan jiwa itu berkata : Kamu tidak sayang aku, itu bukan sayang. Kamu tidak bisa menerima aku dan wong e. 
Tak tau mengapa, hatiku pilu... Langsung terasa perihnya. 
Ternyata semua yang aku fikirkan kali ini tepat sasaran. Tak ada yang meleset sedikitpun. 
Ternyata ini jawabnnya... Ini yang dia inginkan. Sebatas itu ternyata hatinya. 
Ya Allaah semua rasa ini darimu, dan akan aku kembalikan padamu. 
Terimakasih ya Allah... terimakasih. 

Comments

Popular posts from this blog

Semakin Sadar

Sadarku

Mata Kelembutan