Lagi Lagi
Dengan sebatang nikotin yang terbakar ditemani kunto Aji mengalun. Penenang paling ampuh untuk setiap pikiran pikiran kotor dalam kepala.
Sembari menyadarkan diri bagaimana semesta bekerja untukku. Tenangkan hati setiap itu sudah ada porsinya katanya.
Menenangkan hati dan jiwa yang kalut, melawan kenyataan yang memang sudah seharusnya.
Pikiran itu muncul lagi. Meski susah payah melawan setiap ketidakpastian dan kemungkinan yang memang seharusnya terjadi. Aku kalah oleh kepala yang riuh atas kenyataan.
Meski nyatanya aku lelah memikirkannya. Namun ternyata hati dan jiwa tetap kembali lagi. Aku bertahan ditemani setiap selingan kehidupan yang ada diduniaku. Sungguh egois kamu kurasa, tapi yasudah aku mengikuti alurnya.
Pesan untuk diriku yang masih saja memikirkan hal tak perlu dalam kepala. Sadarilah, kalaupun apa yang dikepalamu benar terjadi, harusnya kamu sadar bahwa memang begitu seharusnya. Mengapa kamu takut akan hal hal seperti itu?
Segera tidur dan lupakan semua pikiran pikiran yang mengganggu. Relakan yang tak seharusnya untukmu.
Cukupkanlah pikiran yang tak perlu. Jaga kestabilanmu agar tetap baik saja. Ingat, aku sendirian. Tak akan ada yang mampu menjagamu kecuali dirimu sendiri
Comments
Post a Comment