Hariku Kepala Tiga
Hari ini hari ulang tahunku ke tiga puluh tahun. Harapku dia selalu berada disampingku. Tuhan memgapa jahat sekali padaku. Kau bangun rasa ini begitu besar, tapi kenyataannya aku tak berhak memupuknya. Kuharap hari ini benar benar menjadi hariku, hari bahagiaku. Tapi ternyata salah. Aku tetap harus sendiri dengan segala kesakitan ini.
Bagaimana besarnya cintaku, rasaku, segala effort ku, hatinya hanya satu tuju dan itu bukan aku.
Harusnya dari awal aku tak bermain cinta begitu besar.
Hari besarku yang harusnya menjadi sebuah jembatan penghubung terbaikku dirusak oleh orang orang terdekatnya.
Aku harus sabar, ikhlas dan senantiasa rela olehnya.
Comments
Post a Comment